Menu

Breaking News

Kalbar

Sekda Ketapang Apresiasi Pelestarian Tradisi Robo-Robo Kelurahan Kauman

badge-check

Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Ketapang, Cakarpost.com Kalbar — Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, S.Sos., M.Si., menghadiri Acara Robo-Robo Kelurahan Kauman Tahun 2026 yang digelar di Penambang Kauman, Rabu (12/8/2026).

Tradisi yang digelar rutin setiap tahun tersebut berlangsung meriah dan dihadiri ribuan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan tamu yang diiringi tabuhan gendang dan atraksi Silat Kutamare, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemancungan batang sebagai bagian dari adat penyambutan tamu.

Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan antusiasme warga dalam menjaga tradisi Robo-Robo yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Sekda dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Kauman yang konsisten mempertahankan tradisi budaya tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Kauman yang telah menjaga dan melaksanakan tradisi Robo-Robo secara turun-temurun,” ujarnya.

Menurutnya, Robo-Robo bukan sekadar kegiatan budaya tahunan, tetapi mengandung nilai-nilai penting dalam kehidupan masyarakat, mulai dari kebersamaan, doa, rasa syukur, gotong royong hingga penghormatan terhadap warisan leluhur.

Selain itu Ia juga mengapresiasi tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut, yakni “Merawat Tradisi, Mempererat Silaturahim, Melestarikan Warisan Melayu.”

Sekda mengatakan, merawat tradisi berarti memastikan warisan budaya tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Sementara mempererat silaturahim menjadikan tradisi sebagai ruang untuk mempertemukan masyarakat, memperkuat persaudaraan dan membangun kebersamaan.

“Melestarikan warisan Melayu berarti kita memiliki tanggung jawab untuk mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar mereka mengetahui, mencintai dan bangga terhadap identitas budayanya sendiri,” katanya.

Lebih lanjut Ia menilai tantangan pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman bukan hanya mempertahankan tradisi agar tetap ada, tetapi juga memastikan tradisi tersebut tetap hidup dan relevan bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang.

Cakarpost.com Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

20 Sep 2026 - 07:08 WIB

Uang Negara Dipermainkan: Proyek Embung Rp2,3 M BWS Kalbar Gunakan Material Tanpa Izin dan BBM Bersubsidi

18 Sep 2026 - 09:44 WIB

Uang Negara Dipermainkan: Proyek Embung Rp2,3 M BWS Kalbar Gunakan Material Tanpa Izin dan BBM Bersubsidi

PWK Desak Kapolres Ketapang Transparan Usut 3 Oknum Polisi Terlibat Narkoba 3 Ons

17 Sep 2026 - 04:20 WIB

PWK Desak Kapolres Ketapang Transparan Usut 3 Oknum Polisi Terlibat Narkoba 3 Ons

Skandal Proyek TK Istiqomah: APBN Ratusan Juta Diduga Membiayai Perusakan Mangrove dan Pembelian Lahan Ilegal

16 Sep 2026 - 03:06 WIB

Skandal Proyek TK Istiqomah: APBN Ratusan Juta Diduga Membiayai Perusakan Mangrove dan Pembelian Lahan Ilegal

Ketua PWK Desak Korps Adhyaksa Untuk Bertindak Tegas Tanpa Tebang Pilih. Usut Tuntas Skandal Korupsi PT KEM dan KPM!

16 Sep 2026 - 02:19 WIB

Ketua PWK Desak Korps Adhyaksa Untuk Bertindak Tegas Tanpa Tebang Pilih. Usut Tuntas Skandal Korupsi PT KEM dan KPM!
Trending di Hukum